Informasi dan Layanan

Petugas Pengaduan Dinas Kesehatan Kota Blitar

test
Petugas Pengaduan Dinas Kesehatan Kota Blitar Nama Petugas Pengaduan : Indra Iswara Pradipta, S.Ikom Contoct Us : Telepon : (0343) 802162 Instagram : dinaskesehatan_kotablitar ..

BERITA UTAMA

Kota Blitar - Meski pandemi Covid-19 sudah berakhir, namun Dinas Kesehatan Kota Blitar tetap mengoptimalkan layanan vaksinasi bagi masyarakat. Terlebih saat ini, ketersediaan vaksin Covid-19 sangat melimpah. Hal tersebut disampaikan Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit, Dinas Kesehatan Kota Blitar, Dissie Laksmonowati Arlini, Kamis (22/06/2023). Dissie menyebut ketersediaan vaksin Covid-19 di Kota Blitar saat ini mencapai 11.000 dosis. Terdiri dari beberapa jenis vaksin, seperti IndoVac, InoVac, Sinopharm, dan lainnya. Menurutnya stok vaksin yang ada saat ini, sangat mencukupi kebutuhan masyarakat di Kota Blitar. Sebab, setiap layanan vaksinasi Covid-19 di Puskesmas dibuka, masyarakat yang datang berkisar 20-30 orang. Sementara, dinas setempat telah bersinergi dengan 9 fasilitas kesehatan (faskes) untuk layanan vaksinasi Covid-19. Setiap faskes memiliki jadwalnya masing-masing. Seperti di Puskesmas Sukorejo yang layanannya bisa diakses setiap hari Rabu. "Dengan jumlah segitu, sangat mencukupi kebutuhan masyarakat ya. Apalagi antreannya saya lihat, kalau di puskesmas itu nggak sampai panjang," jelas Dissie. Oleh karena itu, Dissie mengajak masyarakat segera melengkapi status vaksinasi Covid-19 hingga booster kedua. Terlebih pada masa endemi Covid-19 saat ini, pelaksanaan vaksinasi tetap menjadi prioritas pemerintah. Saat disinggung rencana vaksinasi door to door, Dissie menyebut masih tetap diupayakan selama jumlah sasarannya jelas. Sebab, pihaknya harus mengukur estimasi cakupan vaksinasi saat dilakukan secara door to door atau safari. "Door to door tetap kita upayakan selama jumlah sasarannya jelas. Seperti kemarin kita lakukan juga di sekolah hingga perkantoran," kata Dissie. Dissie berharap meskipun masa pandemi Covid-19 berakhir, namun masyarakat tetap memprioritaskan vaksinasi sebagai upaya imunitas tubuh. (Kir) Sumber : blitarkota.go.id
BLITAR - Tahun ini ada dua pendonor darah Kota Blitar yang menerima penghargaan dari Presiden Jokowi sebagai pendonor darah sebanyak 100 kali. Penghargaan telah diterima tanggal (18/12). Dua pendonor masing-masing bernama Selor Hadi Sudirman dan Susilo Prabowo atau Susilo Mbun.  Susilo Mbun mengaku, dalam mengikuti donor darah tidak ada pikiran untuk mencari hadiah atau penghargaan. Namun semata-mata untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Susilo menceritakan mulai mengikuti donor darah pada tahun 1991  ketika berusia 40 tahun, dan selalu mendonorkan darahnya setiap tiga bulan sekali.  Hingga saat ini sudah 100 kali, penghargaan sebagai pendonor darah beberapa kali diterima. Diantaranya ketika 25 kali dan 50 kali menerima penghargaan dari Walikota Blitar dan 75 kali donor darah menerima penghargaan dari Gubernur Jawa Timur, serta 100 kali donor mendapat penghargaan berupa Satya Lencana dan piagam serta cincin dari Presiden.  Pria pengusaha ini menambahkan, dengan mengikuti donor darah dampak positif terhadap kesehatan bisa dirasakan. Kolestrolnya bagus, dan kesehatannya juga selalu terjaga. Bahkan keikutsertaannya sebagai pendonor juga menginspirasi keluarga dan karyawan-karyawatinya untuk ikut donor. Hal senada juga disampaikan Selor Hadi Sudirman, pendonor darah yang mencapai donasi 100 kali, sehingga mendapat penghargaan dari Presiden Jokowi. PNS yang sehari hari bekerja di Kelurahan Karangsari Kecamatan Sukorejo Kota Blitar ini mengaku sudah menjadi pendonor darah sejak tahun 1994. Selama kurun waktu lebih dari 20 tahun, secara rutin mendonorkan darah. Ada banyak manfaat yang diperoleh,  satu diantaranya tensi darah terpantau secara rutin, sehingga mengaku jarang sakit. Sementara itu Sidarta Djarot Riyadi pengurus PMI Kota Blitar pada Rabu (23/12),  menyebutkan bahwa ditahun-tahun sebelumnya juga ada pendonor darah dari Kota Blitar yang mendapat penghargaan dari presiden dan tahun ini ada dua orang.  Menurutnya, respon masyarakat yang ikut donor darah cukup tinggi. Hingga saat ini pendonor yang sudah 25 kali cukup banyak bisa mencapai sekitar 100 orang. Begitu juga untuk pendonor yang mencapai 50 dan 75 kali. Sehingga saat ini kondisi stok darah di PMI Kota Blitar selalu mencukupi untuk kebutuhan masyarakat terpenuhi. PMI Kota Blitar selalu siap untuk memberi pelayanan donor darah. Baik pendonor yang datang ke markas cabang PMI Kota Blitar, maupun yang menginginkan pelayanan dengan datang ke lokasi. Seperti pada acara-acara tertentu yang melibatkan masyarakat banyak dan didalamnya ada kegiatan donor darah.(der)
Blitar Kota - Setelah melakukan Sosialisasi tentang Implementasi PPKM Mikro, Camat Sananwetan meneruskan kegiatan dengan melakukan pemantauan perkembangan penyebaran Covid-19 bersama Satgas Kecamatan. Camat Sananwetan juga turut memantau posko Covid-19 di tiap-tiap kelurahan yang tersebar di Kecamatan Sananwetan. Camat Sananwetan, Heru Eko Pramono mengatakan, langkah ini sebagai upaya memonitoring perkembangan kasus konfirmasi Covid-19 di Wilayahnya. Pihaknya terus melakukan pembinaan, sekaligus pendampingan dalam rangak menangani penyebaran Covid-19 di lingkungan RT-RW yang saat ini mendominasi dari klaster keluarga. Lebih lanjut Heru menjelaskan, setelah dilakukan Sosialisasi kemarin, pihaknya bersama Perangkat Kelurahan akan segera melakukan optimalisasi peran Posko Covid-19 di Kelurahan dan memberikan edukasi vaksinasi 3M dan 3T merupakan kunci kendalikan Covid-19. Heru menambahkan, walaupun beberapa kelurahan di wilayahnya berzona kuning dan hijau Covid-19, Satgas Kecamatan tidak pernah bosan mengingatkan untuk disiplin memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak (3M) dan testing, tracing dan treatment (3T). Hal tersebut dinilai efektif untuk mengendalikan Covid-19. “Langkah ini sebagai upaya memonitoring perkembangan kasus konfirmasi Covid-19 di Wilayah, dan Pihaknya terus melakukan pembinaan, sekaligus pendampingan dalam rangak menangani penyebaran Covid-19 di lingkungan RT-RW,” jelas Heru saat dikonfirmasi diruang kerjanya Rabu, (17 /02/ 2021) Heru menegaskan, 3M dan 3T saling berhubungan, serta berkesinambungan. Maka melalui Implementasi PPKM Mikro, 15 Februari 2021 lalu, Pihaknya meminta agar seluruh warganya haruspatuh mengikuti protokol kesehatan. (Fan)

Berita Terbaru

Galeri Kegiatan

Instagram

Video Kegiatan

Lihat Lainnya

Portal Layanan