x
Dikirim oleh admindinkes pada 25 February 2021

Blitar Kota - Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro hingga saat ini telah berjalan dua pekan di Kota Blitar. Hal ini tentu sebagai upaya penanggulangan sekaligus meminimalisir penyebaran Covid-19 di Kota Blitar.

PPKM Mikro ini memfokuskan wilayah zonasi pada setingkat RT dan RW, kemudian untuk dilaporkan dan ditindaklanjuti oleh Satgas Covid-19 Kelurahan setempat.Kebijakan yang telah  berjalan dua pekan ini, terus dilakukan evaluasi guna meningkatkan kualitas dari PPKM Mikro. Salah satunya dengan adanya videoconference bersama dengan Provinsi Jawa Timur yang dilakukan di Ruang Integrated System Center Dinas Kominfo dan Statistik Kota Blitar, Selasa (23/02/2021) 

Plh Wali Kota Blitar,  Hermansyah Permadi usai rapat mengatakan, pelaksanaan PPKM Mikro di Kota Blitar yang terhitung dari 15 sampai 21 Februari 2021 cukup memberikan dampak positif, dengan hasil evaluasi kasus konfirmasi mengalami penurunan dari 152 kasus menjadi 144 kasus. Hermansyah menambahkan status zonasi di Kota Blitar saat ini sebanyak 581 RT berzona hijau, dan 70 lainnya berzona kuning. Pihaknya meminta agar seluruh posko yang ada disetiap wilayah meningkatkan kegiatan dalam menanggulangi Covid-19 pada PPKM Mikro ini. 

Hermansyah menyebut, posko-posko ini diwajibkan untuk membantu tracking wilayah, membantu pendistribusian logistik, hingga pelaksanaan penyemprotan desinfectan secara tertib. Pihaknya berpesan agar setiap wilayah siap untuk pelaksanaan PPKM Mikro yang kedua.

“Alhamdulillah posisi Kota Blitar trendnya cukup positif, diharapkan seminggu kedepan juga seperti ini. Kita minta untuk semua tim bekerja keras agar maksimal, terutama di tingkat RT dan RW yang dikoordinir oleh Camat agar bisa dilaksanakan lebih baik lagi.”

Turut hadir melalui zoom meeting dalam Rapat Evaluasi ini, Wakapolda Jawa Timur, Sekda Jawa Timur, Forkopimda Bakorwil 3, serta Kepala Daerah Kabupaten dan Kota di Jawa Timur. (fik)

Sumber: blitarkota.go.id