x
Dikirim oleh admindinkes pada 7 May 2021

Blitar Kota- Rumah Karantina sekaligus Rumah Isolasi (Rumis) Covid-19 Kota Blitar, kembali menerima empat Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang datang dari luar negeri per 06 Mei 2021. Empat PMI ini tiga diantaranya berasal dari Kabupaten Blitar dan satu dari Kota Blitar. Demikian disampaikan Dharma Setiawan-Ketua Tim Pengelola Rumah Isolasi (Rumis) Covid-19 Kota Blitar Kamis, 06 Mei 2021.

Dharma mengaku belum mengetahui dari negara mana tiga PMI Kabupaten Blitar ini. Namun Dharma memastikan ketiganaya masuk wilayah hukum Polres Blitar Kota, diantaranya Kecamatan Wonodadi, Udanawu, Srengat, Ponggok, Nglegok, dan Sanankulon. Setibanya di Rumah Karantina, Dharma langsung melakukan pemeriksaan administrasi dan pemeriksaan lainnya. Meski sebelumnya PMI tersebut, telah melakukan test swab dan isolasi selama dua hari di Asrama Haji Surabaya. Selanjutnya PMI akan kembali dikarantina selama tiga hari kedepan di Rumah Isolasi Kota Blitar.

Dharma menambahkan, tim pengelola Rumis Covid-19 telah menyediakan berbagai kebutuhan PMI, diantaranya kebutuhan makan dan kebutuhan pribadi selama menjalani karantina. Selain itu Dharma memaparkan, terdapat lima belas PMI yang dipulangkan pada Kamis, 06 Mei 2021. Ke lima belas PMI ini telah menjalani karantina tiga hari dan hasil swab dinyatakan negatif Covid-19. PMI yang dipulangkan akan mendapat surat keterangan usai menjalani karantina, dan wajib melaksanakan isolasi mandiri selama empat belas hari kedepan dengan menerapkan protokol kesehatan serta pengawasan dari Satgas masing-masing wilayah. Hingga saat ini total jumlah PMI yang menjalani karantina di Rumis Covid-19 Kota Blitar sebanyak dua puluh tujuh orang.

Hari ini akan tiba 4 PMI, satu dari Kota 3 dari Kabupaten Blitar. Terus hari ini juga kita akan release 15 orang yang telah usai menjalani isolasi yaa. 14 Kabupaten 1 dari Kota Blitar. Rumah Karantina yang disediakan Pemerintah Kota Blitar  bagi PMI ini menyediakan 102 tempat tidur. Sampai saat ini PMI yang datang berasal dari berbagai negara, mayoritas PMI baru saja bekerja dari Singapura, Brunei Darussalam, dan Malaysia. (fik)