x
Dikirim oleh admindinkes pada 16 April 2021

Blitar Kota - Kota Blitar kembali memperoleh penghargaan dari Kementrian Kesehatan RI. Melalui Dinas Kesehatan,  Kota Blitar kembali mendapatkan Sertifikat Eradikasi Frambusia tahun 2021. Penghargaan ini diberikan Budi Gunadi-Menteri Kesehatan RI kepada 9 Kabupaten-Kota yang ada di Indonesia di Gedung Kementrian RI, Rabu, (07/04/2021)

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Blitar, Didik Djumianto,  saat dikonfirmasi mengatakan, penghargaan ini diperoleh Kota blitar karena 3 tahun berturut-turut zero kasus menular. Sertifikat Eradikasi Frambusia ini merupakan Sertifikat dengan kategori penyakit menular, yang diberikan kepada wilayah yang zero kasus (tanpa penemuan kasus). Indikator lainnya untuk penilaian sertifikat ini yaitu zero report, atau laporan yang dikirimkan ke Kemenkes RI juga kosong sesuai dengan keadaan wilayah. Didik menjelaskan, sebelumnya pihak Kementrian Kesehatan juga berkunjung ke Kota Blitar untuk memeriksa langsung keadaan Eradikasi Frambusia di Kota Blitar. Hasilnya memang tidak ditemukan kasus sesuai dengan laporan yang dikirimkan Dinas Kesehatan Kota Blitar. Didik berharap/ penghargaan ini dapat membanggakan Kota Blitar khususnya dibidang kesehatan/ serta Kota Blitar dapat mempertahankan penghargaan ini ditahun-tahun berikutnya.

Meski tidak ditemukan kasus Eradikasi Frambusia selama tiga tahun, Didik menjelaskan Puskesmas tertib melakukan screening, salah satunya dilingkungan sekolah. Jika ditemukan satu kasus saja, maka Sertifikat Eradikasi Frambusia ini akan gugur.

“Alhamdulillah ya Eradikasi Frambusia ini kategori penyakit menular, dan kita sudah 3 tahun memperoleh ini berturut-turut. Semoga tidak ada terus yaa, karena kita meski kosong juga tetap melakukan screening disekolah-sekolah. Kalo satu aja ditemukan, sertifikat ini gugur,”kata Didik

Untuk diketahui, Eradikasi Frambusia merupakan upaya pembasmian yang dilakukan secara berkelanjutan untuk menghilangkan Frambusia secara permanen sehingga tidak menjadi masalah kesehatan masyarakat secara nasional. (fik)