x
Dikirim oleh admindinkes pada 26 April 2021

Blitar Kota - Pasar takjil kembali dibuka, Pemerintah Kota Blitar pastikan keamanan makanan maupun protokol kesehatan terjaga. Usai Tim Koordinasi Pengawasan dan Pembinaan Makanan dan Obat (TKP2MO) melakukan sidak makanan minuman di Pasar Takjil, Jl. A. Yani Kota Blitar, Kamis (22/04/2021), mayoritas produk di Pasar Takjil Kota Blitar dipastikan layak jual dan aman dikonsumsi.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan, Dharma Setiawan mengatakan sidak ini bertujuan untuk memastikan produk makanan dan minuman yang dijual di Pasar Takjil tidak mengandung bahan berbahaya dan aman dikonsumsi. Untuk itu dalam pelaksanaanya, bekerjama dengan BPOM Kediri. Dharma menegaskan ada sekitar 21 sampel makanan dan minumam yang diambil petugas dan langsung diperiksa BPOM secara on the spot. Beberapa produk yang diambil sampelnya mulai dari cilok, kerupuk, tahun kres, lauk-pauk dan lainnya.

“Pemeriksaan on the spot, langsung ditempat. Penjual semuanya juga mendukung dan mengikuti arahan kami,” kata Dharma.

Sementara itu, Staff BPOM Kediri, Andreas Jaya Hadi Kusuma mengatakan, dalam sidak kali ini, terdapat empat parameter pemeriksaan, yaitu boraks, formalin, rodamin, dan DNA babi (pork). Menurut Andreas secara umum, makanan yang diambil sampelnya layak konsumsi. Hanya ada satu jenis kerupuk yang memiliki kandungan boraks.

“Boraks pada kerupuk, bisanya dipakai supaya produk lebih awet dan renyah. Tapi tetap tidak boleh bisa berdampak buruk untuk kesehatan, mulai dari kanker hingga kerusakan saraf,” jelas Andreas.         

Selanjutnya TKP2MO akan menindak lanjuti temuan. Petugas akan melakukan pembinaan kepada penjual hingga penyedia kerupuk yang diketahui berada di salah satu Pasar Tradisional Kota Blitar. (Kir)

Sumber : blitarkota.go.id