x
Dikirim oleh admindinkes pada 8 March 2022

Blitar Kota - Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kota Blitar, Trianang Prasetyawan, Sabtu (5/3/2022), menyebutkan bahwa sampai saat ini sudah menemukan 56 balita yang terdeteksi mengalami Pneumonia.

Beliau menjelaskan, 56 kasus balita yang terserang pneumonia ini, tersebar di tiga kecamatan yang ada di wilayah Kota Blitar. Diantaranya adalah Kecamatan Sukorejo 15 kasus, Kecamatan Sananwetan 20 kasus dan Kecamatan Kepanjenkidul 21 temuan kasus. Menurutnya, meski pneumonia masuk dalam kategori penyakit berbahaya yang bisa merenggut nyawa anak-anak, namun Trianang memastikan sejauh ini tidak ada satupun balita yang meninggal akibat Pneumonia.

Meski begitu, Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kota Blitar ini juga memprediksi akan ada peningkatan temuan kasus hingga beberapa bulan ke depan. Apabila dibandingkan dengan data tahun lalu, penderita pneumonia pada balita di Kota Blitar mencapai 257 kasus. Sedangkan penderita pneumonia dengan rentang usia di atas lima tahun, terdeteksi sebanyak 1.366 kasus. Untuk itu, Trianang mengaku akan berkoordinasi dengan Puskesmas setempat demi menekan angka pneumonia pada balita agar tahun ini mengalami penurunan.

“Kalau untuk Pneumonia pada balita kita sudah menemukan 56 kasus yaa sampai saat ini, namun alhamdulillah belum ada kematian, bisa jadi nanti kedepan akan bertambah” jelas Trianang.

Trianang mengimbau para orang tua agar memperhatikan kondisi tubuh balita dan lingkungan tempat tinggal. Sebab, pneumonia seringkali ditandai dengan sesak nafas, sehingga orang tua wajib memeriksakan balita ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendeteksi Asma atau Pneumonia. (fik)

Sumber : blitarkota.go.id