x
Dikirim oleh admindinkes pada 18 May 2021

Blitar Kota- Proses vaksinasi Covid-19 sudah sampai tahap II yang diperuntukkan bagi pegawai pemerintah, pelayan publik, asn dan lansia, diharapkan menjadi upaya tercepat penanggulangan Covid-19 di Indonesia. Meski begitu, Dinas Kesehatan Kota Blitar meminta agar warga yang telah menerima vaksinasi Covid-19 untuk waspadai penularan. Hal ini telah dibenarkan Dharma Setiawan-Kepala Bidang Kesehatan Maayarakat Dinas Kesehatan Kota Blitar, Jumat 14 Mei 2021.

Dharma menjelaskan, memang warga yang sudah menerima vaksin Covid-19 akan terbentuk anti body yang kebal dalam tubuhnya. Terbentuknya anti body ini dinilai aman daripada warga yang lain yang belum menerima vaksin Covid-19. Namun ini bukan berarti dapat terhindar dari Covid-19. Dharma menjelaskan, meski telah mendapatkan Vaksinasi Covid-19, warga masih dapat tertular Covid-19. Tidak hanya bagi warga yang telah divaksin, antibody yang kebal juga terbentuk pada orang yang telah sembuh dari Covid-19 atau penyintas Covid. Dharma menjelaskan, warga penyintas Covid-19 juga masih dapat terkonfirmasi Covid-19 lagi. Hal ini telah dibuktikan dengan beberapa kasus yang terjadi dua kali pada warga yang telah dinyatakan sembuh, namun terkonfirmasi covid-19 lagi. Untuk itu, Dharma menyebut, hanya protokol kesehatan yang dapat meminimalisir Covid-19. Dharma mengimbau agar warga yang telah menerima vaksin dan penyintas Covid-19 untuk tidak menyepelekan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.

Iyaa kan meski antibody kebal, ini jangan sampai abai yaa.  Jangan sampai kena dua kali kaya kasus kasus kemarin beberapa waktu lalu. Yang jelas kita himbau terus agar warga tetap menerapkan protocol kesehatan meski sudah divaksin, meski sudah sembuh. Ini prokes yang paling mujarab. Meski tubuh relatif lebih siap menghadapi covid-19, Dharma berharap warga yang telah menerima vaksin dan penyintas Covid-19 terus menerapkan protokol kesehatan, apa lagi saat di moment lebaran 1442 H ini. (fik)

Sumber : blitarkota.go.id