x
Dikirim oleh admindinkes pada 8 March 2022

Blitar Kota - Peningkatan kasus terkonfirmasi positif covid-19 varian Omicron terjadi di Kota Blitar. Beberapa pasien yang tidak disertai gejala serius melakukan isolasi mandiri di rumah. Sedangkan pasien yang mengalami gejala berat dan terdapat penyakit bawaan atau komorbid harus dirawat di rumah sakit.

Dharma Setiyawan, Kepala Dinas Kesehatan Kota Blitar saat dikonfirmasi Kamis 3 Maret 2022 mengatakan bahwa sebanyak 64% pasien konfirmasi positif covid-19 Kota Blitar yang dirawat di rumah sakit belum mengikuti vaksinasi. Salah satu penyebabnya karena adanya penyakit bawaan atau komorbid. Hal ini berdasarkan data yang masuk ke Dinas kesehatan pada awal Maret 2022.

Dharma menjelaskan terdapat perbedaan kondisi pasien positif covid-19 yang ditangani rumah sakit antara varian Delta dan Omicron. Jika pada varian Delta yang merebak beberapa waktu lalu, pasien yang dirujuk ke rumah sakit datang dengan kondisi saturasi oksigen yang rendah dan hasil PCR positif. Sedangkan pada varian Omicron, pasien datang ke rumah sakit karena penyakit atau gejala yang diderita, namun saat dilakukan screening ternyata hasilnya positif covid-19.

Berdasarkan hasil pendataan pasien positif covid-19 di rumah sakit saat ini, selain belum divaksin, 100% pasien ini mempunyai komorbid yang serius, tambah Dharma. Komorbid tersebut diantaranya, kencing manis, hipertensi, gagal ginjal, kanker dan lain-lain.

"Dari kasus yang masuk, kami amati 64% memang belum divaksin, dan 100% dari yang dirawat di Rumah Sakit mempunyai gejala komorbid yang serius," jelas Dharma.

Dharma memastikan, selama ini rumah sakit tetap berupaya keras untuk menyelamatkan pasien agar lekas sembuh dan sehat kembali. Selain itu juga menghimbau masyarakat untuk memenuhi vaksinasi dan selalu mematuhi protokol kesehatan covid-19. (Surya)

Sumber : blitarkota.go.id